NASEHAT GURU AGUNG PANGERSA ABAH RA
Sulthon Aulia Fii Hadza zaman Syach Ahmad Shohibul Wafa Tajul Arifin Qs (
Semoga Alloh mensucikan rahasianya )
1. Manusia mendapaatkan kebaha-giaan itu harus mengalami dulu musibah,
maka perbanyaklah dzikir:
" Laa ilaaha illa anta subhanaka inni kuntu minadz dholimin "
2. Merasa diri penuh dosa jangan hanya sekedar dibibir saja, merasa
salah tapi tidak mau beranjak meninggalkan kesalahan tersebut, yg
seperti itulah yg dinamakan munafik, dzolim terhadap diri sendiri.
3. Jadikan malam hari sebagai alat untuk isro, ibadah taqorub kepada
Alloh. Sebab biasanya kita lebih khusyu Taqorub kalau dalam keadaan yg
sunyi.
4. Kosongkan fikiran dari selain Alloh, kalau tdk fokus akan menghalangi
ibadah (tujuan Ilalloh tidak tercapai )
5. Gunakan fikiran untuk memperbanyak istighfar dg cara dzikir dan
khotaman
6. Janganlah kita meladeni jika ada yg menyalahkan, tapi jangan sampai
kita ikut-ikutan menyalahkannya.
7. Kalau ada yg menghina, jangan balas menghina.
8. Berdzikirlah dengan berbobot, yaitu dalam hati kita tidak ada yg lain
kecuali Alloh, Itulah Dzikir khofi yg tidak terganggu dg ingatan yg
lain.
9. Dzikir jamaah suaranya harus teratur, tepat sasarannya.
10. Jika anda berdzikir jangan berpikir dan jika berpikir maka
banyak-banyaklah berdzikir.
11. Jangan merasa pandai, tetapi anda harus pandai merasa.
12. Jadi orang yang penting itu baik, tetapi lebih penting lagi jadi
orang yang baik.
Kisah ini bermula apabila seorang pemuda bangun pada awal pagi untuk
solat Subuh di masjid. Dia berpakaian, berwudhu dan berjalan menuju ke
masjid. Di pertengahan jalan menuju ke masjid, pemuda tersebut jatuh dan
pakaiannya kotor.
Dia bangkit, membersihkan bajunya dan pulang kembali ke rumah. Di
rumah, dia berganti baju, berwudhu dan berjalan menuju ke masjid. Dalam perjalanan ke masjid, dia jatuh lagi di tempat yang sama. Dia
sekali lagi bangkit, membersihkan dirinya dan kembali ke rumah. Di
rumah, dia sekali lagi berganti baju, berwudhu dan berjalan menuju ke
masjid.
Di tengah jalan menuju ke masjid, dia bertemu seorang lelaki yang
memegang lampu.
Dia menanyakan identitas lelaki tersebut dan lelaki tersebut menjawab
"Saya melihat anda jatuh dua kali di perjalanan menuju ke masjid, jadi
saya bawakan lampu untuk menerangi jalan anda."
Pemuda tersebut mengucapkan terima kasih dan mereka berdua berjalan
menuju ke masjid.
Apabila mereka sampai di masjid, pemuda tersebut bertanya kepada lelaki
yang membawa lampu untuk masuk dan solat Subuh bersamanya. Lelaki itu
menolak, pemuda itu mengajak lagi hingga berkali-kali tetapi jawabannya
sama.
Pemuda itu bertanya, kenapa menolak untuk masuk dan solat Subuh bersama
?
Lalu lelaki itu menjawab...
"Aku adalah IBLIS..."
Pemuda itu terkejut dengan jawapan lelaki itu.
Iblis kemudian menjelaskan, "Saya melihat kamu berjalan ke masjid dan
sayalah yang membuat kamu terjatuh. Ketika kamu pulang ke rumah,
membersihkan badan dan kembali ke masjid, Allah memaafkan SEMUA DOSAMU.
Saya sengaja membuat kamu terjatuh 2 kali dan itupun tidak membuat kamu
jadi berubah pikiran, bahkan kamu tetap memutuskan kembali untuk ke
masjid.
Karena hal itu, Allah memaafkan DOSA-DOSA SELURUH ANGGOTA KELUARGAMU.
Saya bimbang jika saya membuat kamu jatuh untuk ketiga kalinya,
jangan-jangan Allah akan memaafkan dosa - dosa seluruh penduduk
kampungmu jadi saya harus memastikan bahwa kamu sampai di masjid dengan
selamat."
***
Ya Allah...
✔ Muliakanlah orang yang membaca status ini
✔ Lapangkanlah hatinya
✔ Bahagiakanlah keluarganya
✔ Luaskan rezekinya seluas lautan
✔ Mudahkan segala urusannya
✔ Kabulkan cita-citanya
✔ Jauhkan dari segala Musibah
✔ Jauhkan dari segala Penyakit, Fitnah, Prasangka Keji, Berkata Kasar,
dan Mungkar.
